<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<TEI xmlns="http://www.tei-c.org/ns/1.0">
  <teiHeader>
    <fileDesc>
      <titleStmt>
        <title type="main">Digital Edition of Manuskrip: Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 2</title>
      </titleStmt>
      <publicationStmt>
        <publisher>KANDAGA Repository</publisher>
      </publicationStmt>
      <sourceDesc>
        <msDesc>
          <msIdentifier>
            <repository>Museum Sri Baduga Jawa Barat</repository>
            <idno>07.81</idno>
          </msIdentifier>
          <msContents>
            <summary>Berdasarkan naskah ini, Dwipantara merupakan nama wilayah yang terletak di sebelah selatan Cina dan India, kiranya sama dengan Nusantara atau Indonesia sekarang.&amp;nbsp;
Naskah ini menceritakan proses kedatangan orang-orang India (Bharata) di Jawa Barat sebagai pengungsi. Selanjutnya diceritakan mengenai Kerajaan Salakanagara dan Kerajaan Tarumanagara yang diperintah oleh Purnawarman, didirikan oleh kakeknya yang sebelumnya dipertintah oleh ayahandanya sendiri. Di sana terdapat dua buah sungai, yaitu Candrabagha dan Gomati, yang merupakan tempat pemakaman kakek dan ayahnya, sedangkan Purnawarman sendiri dimakamkan di dekat sungai Taruma.&amp;nbsp;</summary>
            <textLang mainLang="...">Languages:  | Scripts: </textLang>
          </msContents>
          <physDesc>
            <objectDesc form="manuscript">
              <supportDesc material="...">
                <support><p>. Keadaan naskah cukup baik, utuh, masih lengkap, dan masih dapat dibaca. Ukuran naskah 27,3 x 36,6 cm dengan ukuran ruang tulisan 21,5 x 29,6 cm, jumlah baris per h alaman 21 baris dengan jarak antarbaris 0,4 cm. Naskah ini teksnya berbentuk prosa, ditulis menggunakan tinta berwarna hitam, terdapat penomoran pada pias atas tengah. Naskah ini dikarang atau disusun oleh Pangeran Wangsakerta di Keraton Cirebon pada tahun 15&amp;nbsp; 96 Saka (1674 Masehi) berasal dari Cirebon.</p></support>
              </supportDesc>
            </objectDesc>
          </physDesc>
          <history>
            <provenance><p></p></provenance>
          </history>
        </msDesc>
      </sourceDesc>
    </fileDesc>
  </teiHeader>
  <text>
    <body>
      <p>Transkripsi/Teks naskah digital belum disematkan.</p>
    </body>
  </text>
</TEI>