<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<TEI xmlns="http://www.tei-c.org/ns/1.0">
  <teiHeader>
    <fileDesc>
      <titleStmt>
        <title type="main">Digital Edition of Manuskrip: Wawacan Walangsungsang</title>
      </titleStmt>
      <publicationStmt>
        <publisher>KANDAGA Repository</publisher>
      </publicationStmt>
      <sourceDesc>
        <msDesc>
          <msIdentifier>
            <repository>Museum Sri Baduga Jawa Barat</repository>
            <idno>07.134</idno>
          </msIdentifier>
          <msContents>
            <summary>Isi teks Wawacan Walangsungsang menceritakan tentang dialog interaktif antara Kyai Samud dengan Nabi Muhammad saw. Menjelaskan asal-usul tanah atau bumi yang tiada lain berasal dari bumi Mekah, asal mulanya lagi dari Madinah. Menerangkan Al-Quran yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw. Kemudian menceritakan asal-usul manusia yang berasal dari Adam dan Hawa.&amp;nbsp;
Adam dan Hawa tinggal di surga, selalu digoda oleh iblis untuk memakan buah yang ada di surga, yang dilarang untuk dimakan oleh Allah, yaitu buakh khaldi. Adam dan Hawa diusir dari surga, turun ke dunia sehingga menjadi cikal bakal adanya manusia di dunia. Selain itu, diceritakan pula tentang roh, jasad, cahaya, badan rohani, dan jasmani manusia dalam pandangan filsafat dan agama. Dijelaskan pula rukun Islam dan bakal adanya kiamat.</summary>
            <textLang mainLang="...">Languages:  | Scripts: </textLang>
          </msContents>
          <physDesc>
            <objectDesc form="manuscript">
              <supportDesc material="...">
                <support><p>. Keadaan naskah cukup baik, utuh, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 11 x 17,1 cm dengan ukuran ruang tulisan 8,6 x 14,6 cm, jumlah baris per halaman 13 baris dengan jarak antarbaris 0,6 cm. Naskah ini teksnya berberntuk puisi, ditulis dengan tinta berwarna hitam pada 219 halaman, terdapat penomoran pada pias tengah. Naskah ini berasal dari Majalengka.&amp;nbsp;</p></support>
              </supportDesc>
            </objectDesc>
          </physDesc>
          <history>
            <provenance><p></p></provenance>
          </history>
        </msDesc>
      </sourceDesc>
    </fileDesc>
  </teiHeader>
  <text>
    <body>
      <p>Transkripsi/Teks naskah digital belum disematkan.</p>
    </body>
  </text>
</TEI>