<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<mods xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-7.xsd">
  <titleInfo>
    <title>Babad Cirebon (Serat Lelampahanipun R. Dilat)</title>
  </titleInfo>
  <identifier type="local">G 148 ; SJ.45</identifier>
  <location>
    <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Indonesia</physicalLocation>
  </location>
  <physicalDescription>
    <form authority="gmd">manuscript</form>
    <note type="physical">40 halaman, 32 baris/halaman. Dimensi 29,6 x 21 cm.&amp;nbsp;</note>
    <note type="material">Kertas</note>
  </physicalDescription>
  <language>
    <languageTerm type="text">Jawa</languageTerm>
  </language>
  <note type="content">Cerita dalam bentuk prosa tentang asal-usul Kraton Kasepuhan Cirebon. Diceriterakan Prabu Jatipurba (Syarif Hidayat) dari Cirebon kawin dengan Dewi Tala (putri raksasa). Ketika mengandung ia dibuang dari kraton, akhimya melahirkan seorang putra bemama R. Dilat. Sang Prabu Jatipurba bersedia mengakui anaknya bila dapat mewujudkan Kraton Kasepuhan dalam waktu satu malam. Atas bantuan nenek dari R. Dilat yang bernama Ki Gedhe Tepah (raksasa gua Palimunan), maka dapat mewujudkan permintaan sang raja. Tentang penulisan teks ini tidak disebutkan di dalam teks.</note>
  <note type="ownership">Naskah merupakan hasil alih aksara pada jaman Panti Boedaja, yang dikerjakan di Yogyakarta pada tahun 1938. Keterangan naskah babon tidak disebutkan pada naskah ini. Tembusan lain alih aksara ketikan ini ada di Museum Sonobudoyo Yogyakarta, berciri MSB/L.407 (mikrofilm MSB; rol 145.03); tembusan lain yang seharusnya berada di Leiden dan Perpustakaan Nasional Jakarta tidak ditemukan.</note>
</mods>