<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<record xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/MARC21/slim http://www.loc.gov/standards/marcxml/Schema/MARC21slim.xsd">
  <leader>00000nam a2200000   4500</leader>
  <controlfield tag="001">98</controlfield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a"></subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="099" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">10.21 ; CD-FO/08.08</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2="0">
    <subfield code="a">Pustaka Nagara Kretabhumi 1-4</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Keadaan naskah cukup baik, utuh, masih lengkap, masih dapat dibaca, dan anskah disampul atau dijilid kokoh. Naskah ini berukuran 26,6 x 36,7 cm dengan ukuran ruang tulisan 19 x 29,7 cm. Jumlah baris per halaman 22 baris, halaman akhir 23 baris dengan jarak antarabaris 1 cm. Naskah ini teksnya berbentuk prosa, ditulis menggunakan tinta berwarna hitam, terdapat penomoran pada pias atas tengah. Naskah ini dikarang atau disusun oleh Pangeran wangsakerta di Keraton Cirebon pada 11 Kartikamasa 1617 Saka (1695 Masehi) berasal dari Lampung.</subfield>
    <subfield code="b"></subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Script: </subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Naskah ini berjudul Pustaka Nagara Kretabhumi 1-4 merupakan salah satu dari 5 sargah (buku) naskah-naskah Pustaka Nagara Kretabhumi. Naskah ini menceritakan tentang kerajaan Islam Cirebon sejak proses &amp;nbsp;kelahirannya samapi masa hidup pengarangnya, yatu pada akhir abad ke-17, serta latar belakang dari masa kerajaan pra-Islam di tatar Sunda (Jawa Barat) dan kaitannya dengan kerajaan-kerajaa di Pulau Jawa.
Pada permulaan isi Naskah Pustaka Nagara Kretabhum 1-4 ini, diceritakan mengenai peristiwa-peristiwa penting yang pernah diceritakan pada sargah pertama Pustaka Nagara Kretabhumi, selanjutnya diceritakan peristiwa-peristiwa yang terjadi di Demak setelah Sultan Trenggono wafat yan gmerupakan inti cerita naskah ini.&amp;nbsp;</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="852" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Museum Sri Baduga Jawa Barat</subfield>
  </datafield>
</record>