<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<record xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/MARC21/slim http://www.loc.gov/standards/marcxml/Schema/MARC21slim.xsd">
  <leader>00000nam a2200000   4500</leader>
  <controlfield tag="001">228</controlfield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Sunda</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="099" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">MPGUS/-1633</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2="0">
    <subfield code="a">Cariosan Prabu Siliwangi</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Ukuran sampul 27,5 x 20,7, ukuran halaman 26 x 18 cm, bidang tulisan 22 x 14,5 cm. Alas naskah berbahan saeh yang dikerjakan secara baik, agak mengkilap. Halaman yang ditulis 188, 13 halaman kosong. Penomoran halaman dengan pendis pada bagian dalam (susulan), no. 1-118 dari peneliti sebelumnya. Kertas sudah agak kecoklat-coklatan, agak rusak. Jilid agak ketat dengan sampul perbaikan. Kondisi naskah separuh berlubang akibat gigitan serangga. Ditulis sekitar tahun 1746-1753.</subfield>
    <subfield code="b">Kertas</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Script: Pegon</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Teks berisi riwayat hidup Prabu Siliwangi sebagai Raja Pajajaran termasyhur, sejak masa kecil sampai menjadi raja dan menikah dengan Nyi Ambetkasih. Naskah adalah naskah &quot;A&quot; dalam penelitian Sunarto dan Viviane Sukanda-Tessier (Cariosan Prabu Siliwangi), Bandung: EFEO, 1984, h. 25). Pada beberapa halaman terakhir terdapat tulisan Latin sebagai tambahan kemudian, tetapi kurang jelas karena menggunakan pensil.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="852" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Museum Prabu Geusan Ulun</subfield>
  </datafield>
</record>