<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<record xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/MARC21/slim http://www.loc.gov/standards/marcxml/Schema/MARC21slim.xsd">
  <leader>00000nam a2200000   4500</leader>
  <controlfield tag="001">118</controlfield>
  <datafield tag="041" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Jawa Kuna</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="099" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">07.83</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="245" ind1="1" ind2="0">
    <subfield code="a">Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 4</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="300" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Keadaan naskah cukup baik, utuh, masih lengkap, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 27 x 36,6 cm dengan ukuran ruang tulisan 22,2 x 29,8 cm, jumlah baris perhalaman 21 baris dengan jarak antarbaris 1 cm. Naskah ini teksnya berbentuk prosa, ditulis menggunakan tinta berwarna hitam, terdapat penomoran pada pias atas tengah, pada halamn pertama (hal.1) dan terakhir (hal.124) terdapat iluminasi berupa lukisan hiasan motif pilin berwarna hitam. Naskah ini dikarang atau disusun oleh Pangeran Wangsakerta di Keraton Cirebon pada tahun 1607 Saka (1685 Masehi) berasal dari Cirebon.&amp;nbsp;</subfield>
    <subfield code="b">Daluang</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="500" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Script: Jawa</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="520" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Naskah ini menceritakan tentang kerajaan Singosari sejak berdiri sampai berakhirnya, selanjutnya menceritakan Kerajaan Kediri pada periode kedua, pada masa pemerintahan Raja Jayakatwan, sampai berdirinya kerajaan Wilwatikta atau kerajaan Majapahit.&amp;nbsp;
Dari rangkaian peristiwa mengenai kerajaan-kerajaan tersebut, peristiwa yang ditonjolkan dan diceritakan dengan panjang lebar dalam naskah ini adalah mengenai (1) Ken Arok, raja pendiri kerajaan Singosari, (2) peperangan antara Jayakatwa, Raja Kediri, dengan Kertanegara, raja Singosari, (3) penyerangan tentara Tartar ke Singosari, dan (4) pengusiran tentara Tartar (Cina) oleh pasukan Raden Wijaya.</subfield>
  </datafield>
  <datafield tag="852" ind1=" " ind2=" ">
    <subfield code="a">Museum Sri Baduga Jawa Barat</subfield>
  </datafield>
</record>