<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<hsp xmlns="http://handschriftenportal.de/schema/hsp/v1" type=\"description\" id="123">
  <metadata>
    <idno>07.19</idno>
    <msContents>
      <textLang>
        <lang>Sunda</lang>
        <script>Pegon</script>
      </textLang>
      <contentDescription>
        <summary>Naskah ini menceritakan seorang anak raja Yogyapala bernama Raden Supena. Kekhawatiran timbul pada diri pamannya, Arya patih bahwa kelak Kerajaan Yogyapala akan jatuh kepada Raden Supena maka Arya Patih membuat siasat untuk membunuh Supena dengan cara ditenggelamkan ke dasar samudra. Arya Patih setelah membuang Supena ke laut kembali ke kerajaan untuk mengabarkan kepada ibunya, Ratnaningsih, bahwa Supena telah meninggal diterkam harimau.
Supena selamat, tidak meninggal karena berkat pertolongan Allah lewat sanggapan tangan Eyang Gurit Sagara, Supena tumbuh menjadi dewasa dan telah menjadi raja di Kerajaan Gersik, dipertemukan lagi dengan ibunya, Ratnaningsih, kemudian mengajak pergi ke istana di Kerajaan Gersik untuk hidup bersama dengan permaisurinya di kerajaan yang serba ada.&amp;nbsp;</summary>
      </contentDescription>
    </msContents>
  </metadata>
</hsp>