<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<hsp xmlns="http://handschriftenportal.de/schema/hsp/v1" type=\"description\" id="115">
  <metadata>
    <idno> 07.87</idno>
    <msContents>
      <textLang>
        <lang></lang>
        <script></script>
      </textLang>
      <contentDescription>
        <summary>Naskah yang berjudul Pustaka Dwipantaraparwa Sargah 7 ini menceritakan tentang kerajaan-kerajaan di Jawa Barat, baik kerajaan pusat maupun kerajaan wilayah. Kerajaan yang diceritakan di antaranya, Tarumanagara, Kendan, Galuh, Sunda, dan Indraprahasta.
Berdasarkan naskah ini Kerajaan Tarumanagara merupakan induk yang menurunkan kerajaan lainnya. Raja terakhir Tarumanagara (abad ke-7), Sang Banga dan Sang Manarah bertahta di Sunda dan Galuh (abad ke-8), dan Prabu Walangsungsang memerintah di Galuh (895 Saka atau 973 M). Konflik antara Sang Banga dengan Sang Manarah melibatkan Galuh, Sunda, Mataram, dan Indraprahasta. Konflik diselesaikan dengan perundingan yang dprakarsai oleh Resiguru Demunawan dari Galunggung. Cerita ini sama halnya dengan yang diceritakan dalam naskah Carita Parahyangan.</summary>
      </contentDescription>
    </msContents>
  </metadata>
</hsp>