| Tempat Penyimpan | Museum Sri Baduga Jawa Barat |
| Kode Inventaris | 07.105 |
| Riwayat Naskah | Informasi belum tersedia |
| Aksara | Jawa |
| Bahasa | Jawa Kuna |
| Alas Tulis | Kertas |
| Deskripsi Fisik | Keadaan naksah cukup baik, utuh, masih lengkap, dan masih dapat dibaca. Naskah ini berukuran 26,1 x 37,3 cm dengan ukuran ruang tulisan 20,7 x 30 cm, jumlah baris per halaman 21 baris dengan jarak antarbaris 0,6 cm. Naskah ini dikarang atau disusun oleh Pangeran Wangsakerta di keraton Cirebon pada tahun 1599 Saka (1677 Masehi) berasal dari Cirebon. |
| Deskripsi Isi | Naskah ini menceritakan tentang penyebaran agama Islam di Nusantara secara umum yang dihubungkaan dengan runtuhnya kerajaan-kerajaan Hindu di pulau Jawa sehingga muncullah kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. Diceritakan kesultanan-kesultanan, mulai dari Demak, Cirebon, Pajang, dan Mataram. Kesultanan Malaka diceritakan dalam kaitannya dengan Pangeran Sabang Lor dari Demak dan Portugis yang berhasil merebut Malaka. Kesultanan Gowa-Tallo diceritakan dalam peran proses islamisasi di Sulawesi. Selain itu, kerajaan-kerajaan Islam di Maluku (Ternate) yang berkonflik dengan Portugis. Begitu pula raja-raja yang pertama masuk Islam serta penggantinya, dan pemindahan pusat kekuasaan dari Demak ke Pajang kemudian ke Mataram diceritakan secara panjang lebar.
|
| Referensi Katalog |
Tim Penyusun. 2008. Katalog Naskah Kuno Museum Negeri Sri Baduga. Bandung: Balai Pengelolaan Museum Negeri Sri Baduga Dinas Kebudayan dan Pariwisata Propinsi Jawa Barat.
|
| Referensi Primer | Data referensi primer belum tersedia. |
| Referensi Sekunder |
Ekadjati, Edi Suhardi. 2005. Polemik Naskah Pangeran Wangsakerta. Pustaka Jaya.
|
| Ekspor Obyek |
| Penyedia | Tidak tersedia |
| URL repositori | Tidak tersedia |
| Advance viewer | Tidak tersedia |
|
Museum Sri Baduga Jawa BaratJl. BKR No.185, Pelindung Hewan, Kec. Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat 40243, Indonesia Indonesia |